News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

5 Populer Internasional: Cara CIA Mata-matai Maduro - Sosok Delcy Rodriguez

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BERITA POPULER INTERNASIONAL - Kolase foto: Presiden Venezuela Nicolas Maduro di atas kapal USS Iwo Jima seperti yang diunggah oleh Presiden Donald Trump di Truth Social pada Sabtu (3/1/2026); Delcy Rodriguez yang ditunjuk sebagai presiden sementara Venezuela; Patung Saddam Hussein roboh di Lapangan Firdos, Baghdad, pada 9 April 2003; Pidato Donald Trump pada 5 Juni 2025, mengumumkan larangan dan pembatasan perjalanan terhadap sejumlah negara. Inilah kompilasi berita populer internasional dalam 24 jam terakhir.

Saat ini, saudara laki-lakinya, Jorge Rodriguez, memegang posisi strategis sebagai kepala Majelis Nasional, menegaskan pengaruh keluarga Rodriguez di pusat kekuasaan Venezuela.

Dalam beberapa tahun terakhir, Delcy Rodriguez dikenal sebagai figur sentral dalam pengelolaan ekonomi negara.

Ia merangkap jabatan sebagai Wakil Presiden, Menteri Keuangan, dan Menteri Perminyakan.

Di tengah hiperinflasi dan sanksi internasional yang menekan ekonomi Venezuela, Rodriguez mendorong kebijakan yang lebih pragmatis, termasuk membuka dialog dengan sektor swasta dan menjaga jalur komunikasi dengan industri minyak global.

BACA SELENGKAPNYA >>>

3. 10 Pemimpin Dunia yang Digulingkan AS Sepanjang Sejarah: Saddam Hussein hingga Muammar Gaddafi

Sejarah politik mencatat bahwa Amerika Serikat kerap terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam pergantian rezim di berbagai negara dengan dalih keamanan nasional, demokrasi, hingga stabilitas regional.

Venezuela, yang presidennya Nicolás Maduro ditangkap pada Sabtu (3/1/2026), bukanlah “target” pertama Amerika Serikat.

Sebelumnya, AS tercatat pernah berperan dalam kejatuhan sejumlah pemimpin dunia yang dianggap mengancam kepentingannya.

Berikut deretan pemimpin dunia yang digulingkan AS sepanjang sejarah, seperti dilansir Newsweek.

  • Mohammad Mossaddegh — Iran (1953)

Pada 19 Agustus 1953, badan intelijen Amerika Serikat, CIA, bersama Inggris, mengatur kudeta untuk menggulingkan Perdana Menteri Iran Mohammad Mossadegh dari kekuasaan.

Kudeta tersebut bertujuan memperkuat kekuasaan Raja (Shah) Mohammad Reza Pahlavi.

AS dan Inggris melabeli Mossadegh sebagai seorang diktator, padahal ia dipilih secara demokratis oleh rakyat Iran.

Mossadegh baru saja menasionalisasi industri minyak yang sebelumnya dioperasikan oleh perusahaan-perusahaan Inggris.

Nasionalisasi industri minyak berarti pemerintah mengambil alih kepemilikan dan pengelolaan sektor minyak dari pihak swasta atau asing, lalu menjadikannya milik negara.

Kudeta tersebut, yang memulihkan pemerintahan otoriter Reza Pahlavi, secara luas dipandang sebagai upaya melindungi kepentingan industri minyak Inggris di kawasan tersebut.

  • Jacobo Arbenz — Guatemala (1954)
Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini