Dalam pernyataan yang diunggah melalui akun media sosial X, Elon Musk menegaskan bahwa kebijakan pemberian akses gratis tersebut merupakan bagian dari standar operasi SpaceX setiap kali terjadi bencana besar di suatu wilayah.
Menurutnya, perusahaan tidak pantas mengambil keuntungan dari situasi darurat yang menimpa masyarakat.
Layanan gratis ini diberikan baik kepada pelanggan lama maupun baru yang berada di wilayah terdampak hingga batas waktu tertentu, termasuk melalui pemberian kredit layanan otomatis tanpa proses pendaftaran tambahan.
Dalam kasus Indonesia, kebijakan tersebut juga dilakukan bekerja sama dengan pemerintah guna mempercepat pemulihan konektivitas di daerah yang mengalami dampak paling parah.
Dengan pola yang sama, pengaktifan Starlink gratis di Iran kini dipandang sebagai bagian dari strategi kemanusiaan berbasis teknologi, sekaligus mempertegas peran internet satelit sebagai jalur komunikasi alternatif di tengah krisis dan pembatasan infrastruktur nasional.
(Tribunnews.com / Namira)
Baca tanpa iklan