Netanyahu, dalam pernyataan yang sama, menegaskan sikap kerasnya untuk tidak menyerah pada tuntutan Hamas.
Ia menyatakan selalu optimistis bahwa seluruh sandera akan kembali, meski sempat mendapat tekanan besar dari berbagai pihak untuk berkompromi.
Tentang masa depan pascaperang, Netanyahu kembali menegaskan ambisinya untuk melakukan demiliterisasi total di Gaza dan membubarkan kekuatan Hamas.
Ia secara tegas menolak rencana rekonstruksi Gaza sebelum proses pelucutan senjata selesai.
"Saya mendengar orang-orang berkata kita akan membangun kembali Gaza sebelum wilayah itu didemiliterisasi. Itu tidak akan terjadi," tegasnya, mengutip The Jerusalem Post.
Selain membahas situasi di Gaza, Netanyahu juga mengirimkan peringatan keras kepada Teheran.
Ia mewanti-wanti Iran agar tidak melakukan kesalahan dengan menyerang Israel secara langsung.
"Jika Iran membuat kesalahan besar dengan menyerang Israel, kami akan merespons dengan kekuatan yang belum pernah mereka lihat sebelumnya," ujar Netanyahu.
Tentang peran AS, Netanyahu menyatakan bahwa meskipun sekutu dekat, Washington akan mengambil keputusannya sendiri dalam menangani ancaman Iran, begitu pula dengan Israel yang tetap memegang kedaulatan penuh atas tindakan militernya.
(Tribunnews.com/Whiesa)
Baca tanpa iklan