Meski retorika kedua negara semakin keras, sejumlah pihak menilai perang terbuka masih bisa dihindari.
Negara-negara Teluk seperti Qatar berupaya memediasi, sementara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab menolak wilayahnya digunakan untuk serangan terhadap Iran.
Baca juga: IRGC Unjuk Gigi di Selat Hormuz, Akan Gelar Latihan Tembak di Tengah Ketegangan Iran–AS
Namun, kehadiran kapal induk AS di kawasan dan sejarah konflik panjang membuat situasi tetap rawan.
Para pengamat menilai masa depan hubungan AS–Iran sangat bergantung pada hasil negosiasi tertutup yang kini tengah berlangsung serta keputusan politik Presiden Trump dalam beberapa bulan ke depan.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan