News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Nipah

Virus Nipah Kembali Muncul di India, Ini Gejala, Penularan, dan Tingkat Bahayanya

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 

TRIBUNNEWS.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan dua kasus infeksi virus Nipah di wilayah timur India pada Kamis waktu setempat.

Virus langka ini dikenal memiliki tingkat kematian tinggi dan hingga kini belum memiliki vaksin maupun obat khusus.

Virus Nipah pertama kali teridentifikasi di Malaysia pada 1999 dan dinamai sesuai desa tempat kasus awal ditemukan.

Virus ini termasuk keluarga yang sama dengan campak, namun jauh lebih mematikan meski tidak semudah menular.

WHO mencatat lebih dari separuh penderita Nipah meninggal dunia.

Karena tingkat risikonya yang tinggi, virus ini diklasifikasikan sebagai patogen tingkat keamanan hayati tertinggi, setara dengan Ebola.

Cara Penularan

Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis, yakni menular dari hewan ke manusia.

Penularan paling sering terjadi melalui kontak langsung dengan kelelawar buah atau babi yang terinfeksi.

Konsumsi buah atau air nira kurma yang terkontaminasi air liur atau urine kelelawar juga menjadi jalur penularan utama.

Penularan antarmanusia bisa terjadi, tetapi umumnya melalui kontak sangat dekat dengan pasien yang terinfeksi.

Baca juga: Mengapa Virus Nipah Picu Kematian Tinggi? Dokter Jelaskan Penyebabnya

Gejala dan Dampak

Gejala biasanya muncul dalam empat hingga 14 hari setelah terpapar.

Tanda awal meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, muntah, dan sakit tenggorokan.

Dalam banyak kasus, penyakit berkembang cepat hingga menyebabkan gangguan pernapasan, radang otak, koma, bahkan kematian.

Sebagian pasien yang selamat mengalami gangguan saraf jangka panjang, termasuk kelelahan kronis dan perubahan fungsi otak.

Diagnosis dan Pengobatan

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini