TRIBUNNEWS.COM - Sebuah insiden penembakan dilaporkan terjadi di sebuah sekolah menengah di Provinsi British Columbia, Kanada pada Selasa (10/2/2026) waktu setempat.
Pihak Kepolisian Kerajaan Kanada (RCMP) menemukan enam orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka di sekolah di Tumbler Ridge.
Sementara itu, satu orang dilaporkan tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit.
Kemudian dua orang lainnya ditemukan meninggal dunia di sebuah kediaman yang diyakini terkait dengan insiden tersebut.
Peristiwa ini memicu kepanikan massal di kalangan siswa dan orang tua serta memaksa pihak berwenang melakukan penguncian (lockdown) besar-besaran di area sekitar.
Pihak kepolisian juga mengonfirmasi bahwa pelaku ditemukan tewas di sekolah dengan luka yang diakibatkan oleh dirinya sendiri, menjadikan total yang meninggal sebanyak 10 orang.
Saat ini, polisi belum merinci identitas maupun motif di balik aksi nekat tersebut.
"Saat ini kita belum bisa memahami mengapa atau apa yang mungkin menjadi motif tragedi ini," kata Inspektur Ken Floyd, mengutip CNN.
Sekolah Menengah Tumbler Ridge memiliki 175 siswa dari kelas 7 hingga 12, menurut situs web provinsi tersebut.
Kronologi Kejadian
Dikutip dari CBC News, laporan awal menyebutkan bahwa suara tembakan mulai terdengar di koridor sekolah pada jam pelajaran pagi.
Baca juga: Tragedi Penembakan Sekolah di Tumbler Ridge Kanada: 10 Orang Tewas Termasuk Pelaku Wanita
Saksi mata menggambarkan suasana mencekam saat para siswa berlarian mencari perlindungan di dalam ruang kelas yang terkunci dan di bawah meja.
"Kami mendengar beberapa dentuman keras, dan seketika alarm sekolah berbunyi. Guru-guru segera mengunci pintu dan mematikan lampu."
"Kami semua hanya bisa diam dan berdoa," ujar salah satu siswa.
Beberapa menit setelah laporan masuk, puluhan unit armada polisi dan paramedis tiba di lokasi kejadian.
Helikopter medis juga terlihat bersiaga di lapangan sekolah untuk mengantisipasi korban luka yang membutuhkan penanganan darurat.
Baca tanpa iklan