Hingga saat ini, pihak rumah sakit belum merilis jumlah pasti korban maupun tingkat keparahan luka yang diderita.
Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, melalui pernyataan singkatnya menyatakan bahwa hatinya bersama para korban dan keluarga yang terdampak oleh peristiwa memilukan ini.
Insiden ini kembali memicu perdebatan mengenai keamanan senjata api dan protokol keselamatan di sekolah-sekolah Kanada, yang selama ini dikenal relatif lebih aman dibandingkan negara tetangganya, Amerika Serikat.
Deretan Tragedi Pembunuhan Massal di Kanada
Kanada, negara yang dikenal dengan regulasi senjata yang ketat dibandingkan tetangganya, Amerika Serikat, nyatanya tidak luput dari tragedi kemanusiaan yang memilukan.
Insiden kekerasan massal terbaru yang mengguncang negeri tersebut menambah daftar panjang catatan kelam dalam sejarah modern Kanada.
Baca juga: Trump Kecam Langkah Inggris dan Kanada Dekati Xi Jinping
Berikut adalah rangkuman insiden pembunuhan massal paling mematikan yang pernah terjadi di Kanada, sebagaimana dihimpun dari Reuters:
1. Penembakan Nova Scotia (April 2020)
Hingga saat ini, insiden di Nova Scotia tetap menjadi penembakan massal paling berdarah dalam sejarah Kanada.
Seorang pria berusia 51 tahun yang menyamar sebagai petugas polisi dan mengendarai replika mobil patroli melakukan pengejaran selama 13 jam di pedesaan provinsi tersebut.
Tragedi ini merenggut 22 nyawa sebelum pelaku akhirnya tewas dalam baku tembak dengan polisi.
2. Penikaman Massal Saskatchewan (September 2022)
Tragedi ini menonjol karena metode kekerasannya yang menggunakan senjata tajam.
Dua pria melakukan serangkaian serangan penikaman di 13 lokasi berbeda di wilayah terpencil James Smith Cree Nation dan desa Weldon di Saskatchewan.
Insiden ini mengakibatkan 11 orang tewas dan 18 lainnya luka-luka.
Salah satu pelaku ditemukan tewas tak lama setelah kejadian, sementara pelaku kedua meninggal dalam tahanan polisi.
Baca tanpa iklan