3. Penembakan Polytechnique Montreal (Desember 1989)
Tragedi ini merupakan serangan yang didorong oleh kebencian terhadap perempuan (misogini).
Seorang pria bersenjata memasuki sekolah teknik Ecole Polytechnique di Montreal, memisahkan mahasiswa laki-laki dari perempuan, dan mulai menembaki para mahasiswi.
Sebanyak 14 perempuan tewas dalam serangan tersebut sebelum pelaku bunuh diri.
Peristiwa ini memicu gerakan nasional untuk pengetatan kontrol senjata di Kanada.
4. Serangan Mobil Van Toronto (April 2018)
Dalam salah satu insiden paling mematikan yang melibatkan kendaraan, seorang pria dengan sengaja menabrakkan mobil van sewaan ke arah kerumunan pejalan kaki di trotoar yang sibuk di jalan Yonge, Toronto.
Serangan ini mengakibatkan 11 orang tewas, beberapa korban meninggal dunia akibat luka-luka beberapa tahun kemudian.
Pelaku diidentifikasi memiliki keterkaitan dengan gerakan subkultur daring yang membenci perempuan.
5. Penembakan Masjid Quebec (Januari 2017)
Sebuah serangan teror yang menargetkan komunitas Muslim terjadi di Centre Culturel Islamique de Québec.
Seorang pria melepaskan tembakan ke arah jemaah yang baru saja menyelesaikan salat Isya, menewaskan 6 orang dan melukai banyak lainnya.
Perdana Menteri Kanada saat itu, Justin Trudeau menyebut insiden ini sebagai serangan teroris terhadap nilai-nilai toleransi Kanada.
(Tribunnews.com/Whiesa)
Baca tanpa iklan