Menurut ulasan The New York Times yang diterbitkan pada 1 Februari, nama Trump, resor Mar-a-Lago miliknya di Florida, serta referensi lain tentang presiden disebutkan sekitar 38.000 kali dalam lebih dari 5.300 berkas yang dirilis Departemen Kehakiman AS pada 30 Januari.
Namun, sebagian berkas tersebut diduga merupakan duplikasi.
Pada 3 Februari, Trump mengatakan kepada wartawan di Ruang Oval bahwa sudah waktunya bagi negara untuk mungkin beralih ke hal lain karena tidak ada yang terungkap tentangnya.
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)
Baca tanpa iklan