Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Seorang pria warga Jepang, Dr. Masahide Kanayama (63), yang bekerja sebagai dokter di New York ditangkap setelah diduga menyiramkan cairan seperti minyak di kompleks kuil terkenal Katori Jingu di Prefektur Chiba.
"Peristiwa tersebut sebenarnya terjadi sekitar 11 tahun lalu, namun kasusnya kembali mencuat setelah tersangka menyerahkan diri kepada otoritas Amerika Serikat baru-baru ini," ungkap sumber Tribunnews.com Kamis (5/3/2026).
Menurut laporan TBS News, pria tersebut adalah Masahide Kanayama (63), dokter yang tinggal di New York.
Ia sebelumnya telah menjadi buronan polisi Jepang atas dugaan perusakan bangunan karena menyiramkan cairan ke bangunan kuil.
Menyerahkan Diri di Amerika Serikat
Pada 2 Maret 2026 di New York, kamera JNN merekam momen ketika Kanayama menyerahkan diri kepada otoritas Amerika.
Saat dicegat wartawan dan ditanya apakah benar ia menyiram minyak ke kuil, Kanayama tidak memberikan jawaban jelas.
Kanayama dilahirkan ayah dan ibu Korea tanggal 8 September 1962 di Jepang. Menjadi warga negara Jepang tanggal 19 Juni 1979.
Polisi Jepang kemudian menangkap dan mengirimkan berkas perkara terhadapnya atas dugaan merusak properti.
Baca juga: 13 WN Jepang Ditangkap Imigrasi Bogor: Jadi Polisi Gadungan, Peras Sesawa Warga Jepang
Peristiwa Berawal Tahun 2015
Kasus ini bermula pada Maret 2015, ketika cairan yang diduga minyak ditemukan disiramkan pada bangunan utama (haiden) Katori Jingu di Prefektur Chiba.
Setelah penyelidikan, polisi mengeluarkan surat penangkapan terhadap Kanayama, namun ia sudah berada di Amerika Serikat.
Selama bertahun-tahun ia membantah keterlibatannya, bahkan ketika diwawancarai media sekalipun.
Namun dalam sebuah video yang diduga direkam pada 2012, Kanayama terlihat mengaku telah menuangkan minyak di kuil.
“Kuil adalah sarang roh jahat. Saya menuangkan minyak untuk menyucikannya,” katanya dalam video tersebut.
Mendirikan Kelompok Keagamaan
Diketahui Kanayama sekitar tahun 2013 mendirikan organisasi keagamaan beraliran Kristen dan aktif melakukan kegiatan dakwah.
Baca tanpa iklan