News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Pangkalan Inggris Tampung C-130 Super Hercules AS dan Pembom B-1, Meski Trump dan Starmer Berselisih

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Suci BangunDS
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PERANG IRAN - Tangkap layar Viory 17 Maret 2026, memperlihatkan Pesawat US C-130 Hercules sedang bergerak di landasan pacu pangkalan udara Inggris, Fairford. Pangkalan Inggris menampung pesawat C-130 Super Hercules AS dan pesawat pembom B-1 di tengah serangan Iran meskipun terjadi perselisihan besar antara Donald Trump dan PM Keir Starmer.

Meski Starmer berubah pikiran, Trump menilai, perubahan sikap itu terjadi terlalu lambat.

“Butuh tiga atau empat hari bagi kami untuk menentukan di mana kami bisa mendarat. Akan jauh lebih mudah jika bisa mendarat di sana, daripada harus terbang berjam-jam lebih lama,” ujar Trump, Selasa (3/3/2026).

“Dia merusak hubungan. Kami sangat terkejut. Ini bukan Winston Churchill yang sedang kita hadapi,” tambahnya, mengkritik kepemimpinan Starmer.

Pernyataan tersebut, menjadi indikasi bahwa kedua pemimpin tidak lagi sejalan.

Starmer kembali membela posisinya di House of Commons dengan menegaskan bahwa Inggris tidak siap terlibat dalam perang tanpa rencana yang jelas.

“Kita perlu bertindak dengan jelas, dengan tujuan, dan dengan kepala dingin. Perlindungan warga negara Inggris adalah prioritas utama kita,” ujarnya pada Rabu (4/3/2026).

Ia menekankan bahwa Inggris telah mengerahkan pesawat untuk mencegat serangan di kawasan tersebut.

Ketika didesak soal dampak keputusannya terhadap hubungan Inggris-AS, Starmer memberikan respons tegas.

“Pesawat Amerika yang beroperasi dari pangkalan Inggris menunjukkan bahwa hubungan khusus itu tetap berjalan. Berpegang pada pernyataan terbaru Presiden Trump bukanlah pendekatan yang tepat,” katanya.

KEIR STARMER - Foto ini diambil dari akun Keir Starmer pada Jumat (28/2/2025), memperlihatkan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer (kiri) dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (kanan) berbincang dalam pertemuan di Gedung Putih pada Kamis (27/2/2025). (X @Keir_Starmer)

Setelah operasi militer AS–Israel pada 28 Februari yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, Trump terus mengkritik penolakan awal Starmer dalam memberikan akses ke pangkalan Inggris.

“Itu mungkin belum pernah terjadi sebelumnya antara negara kita. Sepertinya dia khawatir soal legalitasnya,” kata Trump dalam sebuah wawancara.

“Sangat menyedihkan melihat bahwa hubungan [Inggris-AS] jelas tidak seperti dulu,” ujarnya dalam kesempatan lain.

Sementara itu, Inggris tetap mempertahankan sikap untuk tidak terlibat dalam aksi ofensif terhadap Iran dan lebih fokus pada penguatan pertahanan.

Hal ini dilakukan setelah drone buatan Iran menargetkan pangkalan udara Inggris di Akrotiri, Siprus.

Starmer telah memerintahkan pengerahan kapal perang HMS Dragon ke wilayah tersebut untuk memperkuat pertahanan pangkalan dan melindungi mitra Inggris.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini