News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Juru Bicara IRGC Iran Tewas dalam Serangan AS-Israel: Telah Gugur sebagai Martir

Penulis: Nuryanti
Editor: Yurika NendriNovianingsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

JUBIR IRGC TEWAS - Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Ali Mohammad Naini, telah tewas dalam serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel. Garda Revolusi Iran telah mengonfirmasi bahwa serangan AS-Israel telah menewaskan juru bicara mereka, Ali Mohammad Naini.

 

TRIBUNNEWS.COM - Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Ali Mohammad Naini, telah tewas dalam serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Hal ini diketahui dari laporan media pemerintah Iran, Tasnim, Jumat (20/3/2026).

Kantor berita Tasnim melaporkan bahwa Naini, yang telah menjabat sebagai juru bicara IRGC sejak 2024, "telah gugur sebagai martir."

Adapun arti martir yaitu orang yang rela menderita atau mati dapat menyerah karena mempertahankan agama atau kepercayaan.

Saat ini, Israel belum memberikan komentar.

Sementara, Garda Revolusi Iran telah mengonfirmasi bahwa serangan AS-Israel telah menewaskan juru bicara mereka, Ali Mohammad Naini.

"Naini gugur sebagai martir dalam serangan teroris pengecut dan kriminal oleh pihak Amerika-Zionis pada subuh hari," kata Garda Revolusi dalam sebuah pernyataan di situs web Sepah News mereka, Jumat, sebagaimana dilansir Al Arabiya.

Serangan Iran

Pada Jumat pagi, sebuah kilang minyak Kuwait diserang oleh pesawat tak berawak Iran dan sirene di Israel memperingatkan adanya tembakan yang datang.

Sementara itu, ledakan menggema di atas Teheran akibat serangan Israel saat negara itu merayakan Tahun Baru Persia.

Perang yang telah mengguncang ekonomi global mendekati akhir minggu ketiganya, dengan Iran tidak menunjukkan tanda-tanda akan menghentikan serangannya terhadap struktur energi di kawasan Teluk.

Diberitakan AP News, Kuwait mengatakan dua gelombang serangan pesawat tak berawak di kilang minyak Mina Al-Ahmadi memicu kebakaran dan petugas sedang berupaya mengendalikan kobaran api.

Kilang minyak tersebut, yang dapat mengolah sekitar 730.000 barel minyak per hari, telah rusak pada hari Kamis akibat serangan Iran lainnya.

Baca juga: Negara Teluk Batasi Salat Idul Fitri Hanya di Masjid, Konflik AS–Israel vs Iran Jadi Pemicu

Ini adalah salah satu dari tiga kilang minyak di Kuwait, sebuah negara kecil yang kaya minyak di Teluk Persia.

Iran meningkatkan serangannya terhadap lokasi-lokasi energi di negara-negara Teluk Arab setelah Israel pada hari Rabu membom ladang gas alam lepas pantai South Pars milik Iran yang sangat besar di Teluk Persia.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini