TRIBUNNEWS.COM – Gelombang krisis bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik di Timur Tengah memicu respons cepat dari sejumlah negara di kawasan Asia-Pasifik.
Salah satu negara yang sigap menghadapi krisis BBM ini adalah Australia.
Adapun dua negara bagian di Australia telah mengeluarkan kebijakan spesial demi meringankan beban biaya hidup warga akibat lonjakan harga BBM tersebut.
Dua negara bagian yang dimaksud adalah Victoria dan Tasmania.
Kedua negara bagian tersebut resmi menggratiskan layanan transportasi umum untuk periode tertentu.
Langkah ini bertujuan mendorong masyarakat beralih dari mobil pribadi ke angkutan umum, sekaligus mengurangi tekanan permintaan di pom bensin.
Dikutip dari BBC, langkah ini juga diambil untuk mendorong masyarakat beralih dari penggunaan mobil pribadi ke angkutan umum, menyusul melonjaknya harga minyak mentah dunia akibat ketegangan geopolitik global.
Victoria Gratiskan Transportasi Umum Selama April
Baca juga: Panic Buying BBM di Australia, PM Anthony Albanese Minta Warga Tenang
Pemerintah negara bagian Victoria yang beribu kota di Melbourne, mengumumkan pada hari Minggu (29/3/2026) bahwa seluruh layanan transportasi publik akan digratiskan.
Kebijakan ini sendiri mulai berlaku dari Selasa (31/3/2026) hingga akhir April 2026.
Transportasi yang digratiskan dalam kebijakan ini meliputi penggunaan kereta api metro dan regional V/Line, trem, serta bus umum.
Premier atau Gubernur Negara Bagian Victoria, Jacinta Allan, menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan langkah sementara untuk membantu warga menghadapi kenaikan biaya hidup.
“Kebijakan ini mungkin tidak akan menyelesaikan semua masalah seutuhnya, tetapi ini adalah langkah segera yang dapat diambil untuk membantu warga Victoria saat ini." kata Jacinta Allan.
Jacinta juga berharap kebijakan ini mendorong warga Victoria untuk memanfaatkan transportasi umum untuk mengurangi tekanan pembelian BBM.
Baca tanpa iklan