News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ancaman Krisis Energi

Petronas Pastikan Stok BBM di Malaysia Aman hingga Juni 2026

Penulis: Bobby W
Editor: Yurika NendriNovianingsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Langkah tegas ini diambil untuk menekan praktik penyelundupan yang kian marak akibat disparitas harga antara kedua negara, di mana harga BBM di Indonesia saat ini lebih rendah dibandingkan Malaysia yang tengah terdampak krisis energi global.

Melalui Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Kos Sara Hidup (KPDN), Malaysia kini tengah meninjau ulang aturan pembatasan pembelian BBM di berbagai zona rawan.

Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah melakukan audit ketat terhadap seluruh SPBU yang beroperasi dalam radius 50 kilometer dari garis perbatasan Malaysia-Indonesia.

Pengawasan di lapangan juga diperkuat melalui penerapan sistem kepatuhan kartu armada yang lebih ketat serta pengerahan personel kepolisian di lokasi-lokasi SPBU strategis.

Baca juga: Stok BBM Tinggal 38 Hari! Australia Mulai Kelimpungan Cari Pasokan ke Malaysia hingga Brunei

Selain pengawasan fisik, pemerintah setempat turut memanfaatkan teknologi digital seperti pemantauan CCTV dan sistem pelacakan untuk mendeteksi keberadaan kendaraan yang telah dimodifikasi guna mengangkut BBM secara ilegal.

Wakil Menteri KPDN, Datuk Dr Fuziah Salleh, menegaskan bahwa meski pembatasan telah diberlakukan sebelumnya, pengetatan lebih lanjut melalui operasi Ops Tiris 4.0 mutlak diperlukan.

Operasi berskala besar ini mencakup wilayah perbatasan di Kelantan, Perlis, Kedah, hingga Sabah dan Sarawak.

“Dengan pengawasan yang lebih ketat ini, diharapkan sindikat penyelundupan dapat diputus rantainya, sehingga pasokan BBM domestik tetap terjaga dan tidak terganggu oleh aktivitas ilegal di perbatasan,” ujarnya.

Melalui kebijakan ini, pemerintah Malaysia berharap ketersediaan energi untuk kebutuhan dalam negeri tetap terjamin tanpa adanya kebocoran stok yang keluar melalui jalur-jalur ilegal.

(Tribunnews.com/Bobby)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini