News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Trump Mengacuhkan Proposal Damai Iran, Apakah Perang Dingin Bakal Kembali Terjadi?

Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Nuryanti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

AS juga telah menyita kapal tanker lain yang membawa minyak mentah Iran dan diduga "barang selundupan" yang menurut AS dapat digunakan Iran untuk perang.

Trump mengatakan dia tidak akan mencabut blokade sebelum Iran menyetujui kesepakatan yang mengatasi kekhawatiran tentang program nuklirnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan AS, Scott Bessent telah meningkatkan kampanye sanksi tekanan maksimum yang menargetkan lembaga keuangan, perusahaan pelayaran, dan bahkan kilang minyak "kecil" di China yang memproses minyak Iran yang dikenai sanksi.

"Ini adalah tekanan maksimum di mana-mana dan dari semua sudut," ucap seorang pejabat senior pemerintahan.

"Itu bisa berarti tindakan militer juga. Mungkin juga tidak. Itu terserah presiden," ungkapnya.

Para pejabat pemerintahan Trump dan sekutunya percaya bahwa sanksi tersebut dapat membuat Iran tidak mungkin lagi menyimpan lebih banyak minyak.

Sehingga, kata para pejabat, Iran harus menutup sumur-sumur minyaknya — yang menyebabkan kerusakan ekonomi besar.

Namun, para analis yang mengkritik perang tersebut mengatakan bahwa hal itu tidak akan berhasil untuk mendapatkan konsesi dari Iran.

(Tribunnews.com/Whiesa)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini