News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik China dan AS

Tarif, Chip, hingga Rare Earth: Timeline Lengkap Perang Dagang AS-China

Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

AS DAN CHINA - Presiden AS Donald Trump menyapa Presiden Tiongkok Xi Jinping sebelum pertemuan bilateral di terminal Bandara Internasional Gimhae, Kamis, 30 Oktober 2025, di Busan, Korea Selatan. (Foto Resmi Gedung Putih

Tak lama setelah menjabat, Presiden Donald Trump menarik AS keluar dari TPP dan mulai mengadopsi kebijakan perdagangan yang lebih proteksionis terhadap China.

2018: Perang Dagang Resmi Pecah

Defisit perdagangan AS terhadap China mencapai rekor US$377 miliar.

Trump mulai memberlakukan tarif besar terhadap panel surya, mesin cuci, baja, dan ratusan miliar dolar produk impor China.

China membalas dengan tarif terhadap 128 produk AS termasuk daging babi dan aluminium.

Juli–September 2018: Eskalasi Besar

AS mengenakan tarif 25 persen terhadap barang China senilai US$50 miliar dan tambahan 10 persen untuk barang senilai US$200 miliar.

China membalas dengan menargetkan kedelai dan otomotif asal AS.

2019: Tarif Naik Lagi

Tarif AS terhadap daftar produk senilai US$200 miliar dinaikkan menjadi 25 persen.

Ketegangan memicu gejolak besar di pasar global.

2020: “PHASE ONE DEAL”

Januari 2020: Kesepakatan Sementara

AS dan China menandatangani Phase One Deal.

China berjanji membeli tambahan produk dan jasa AS senilai US$200 miliar dalam dua tahun.

2020–2021: Pandemi Ganggu Kesepakatan

Pandemi COVID-19 dan gangguan logistik global membuat China hanya memenuhi sekitar 58 persen dari komitmen pembelian tersebut.

Sebagian besar tarif tetap dipertahankan AS.

ERA BIDEN: PERANG BERGESER KE TEKNOLOGI

2022: Fokus ke Semikonduktor

Pemerintahan Joe Biden mengalihkan fokus konflik dari perdagangan biasa ke dominasi teknologi dan keamanan nasional.

AS meloloskan CHIPS and Science Act dan membatasi ekspor semikonduktor canggih ke China.

Artinya, perang dagang kini tidak lagi sekadar soal defisit perdagangan, tetapi juga perebutan kendali teknologi masa depan seperti AI, chip, dan industri strategis.

2023: Strategi “Friend-shoring”
Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini