News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Mantan Orang Kepercayaan Zelenskyy Terseret Kasus Pencucian Uang

Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Setelah bertahun-tahun reputasi masa perang Volodymyr Zelenskyy mampu bertahan dari berbagai tuduhan korupsi yang melibatkan orang-orang di sekitarnya, pemimpin Ukraina itu kini menghadapi ujian yang jauh lebih besar: dugaan korupsi yang telah menyeret mantan orang kepercayaannya sendiri.

Dilansir Reuters, Zelenskyy tidak disebut sebagai tersangka dalam penyelidikan besar yang mengguncang Ukraina sejak November lalu.

Namun, tuduhan baru terhadap mantan kepala stafnya, Andriy Yermak, menjadi penyelidikan terdalam yang dilakukan otoritas antikorupsi terhadap lingkaran dalam presiden.

Yermak, 54 tahun, mantan produser film yang membantu perjalanan politik Zelenskyy dari aktor yang memerankan presiden dalam serial TV hingga menjadi pemimpin negara yang sedang berperang, selama bertahun-tahun dikenal selalu berada di sisi Zelenskyy.

Ia resmi ditetapkan sebagai tersangka pada Senin malam dalam dugaan skema pencucian uang senilai 10,5 juta dolar AS yang berpusat pada proyek perumahan elite di luar Kyiv.

Dalam komentar kepada media publik Ukraina, pengacaranya menyebut tuduhan tersebut tidak berdasar.

Pengadilan antikorupsi Ukraina kini sedang meninjau permintaan jaksa untuk menahan Yermak dengan jaminan 4 juta dolar AS.

Zelenskyy belum memberikan komentar langsung terkait tuduhan terhadap sahabat lamanya itu.

PEJABAT UKRAINA - Andriy Yermak, Kepala Kantor Presiden Ukraina dalam sebuah wawancara dengan saluran TV AlHadath (Arab Saudi). (Ukrainian Presidential Press Office)

Penasihat komunikasinya pada Senin mengatakan masih terlalu dini untuk membahas kasus tersebut. Kantor presiden juga belum menanggapi pertanyaan rinci terkait kasus ini.

Kasus terhadap Yermak kemungkinan tidak menimbulkan ancaman langsung bagi Zelenskyy, tetapi bisa menimbulkan kerusakan reputasi jangka panjang jika ia mencalonkan diri kembali setelah perang, menurut analis politik Ukraina, Volodymyr Fesenko.

“Seluruh kasus ini seperti bom waktu bagi Presiden Zelenskyy yang mungkin tidak meledak sekarang, tetapi nanti,” katanya.

Baca juga: Ukraina Balas Serang Rusia, Gandeng NATO Kembangkan Teknologi Pertahanan Rudal Balistik

Penyelidikan Besar

Tuduhan terbaru dari National Anti-Corruption Bureau of Ukraine merupakan bagian dari operasi besar bernama “Midas”, yang telah menjadi sorotan di Ukraina seiring lembaga antikorupsi meningkatkan upaya mereka selama masa perang.

Pengungkapan tahun lalu mengenai dugaan skema suap 100 juta dolar AS di sektor energi — yang melibatkan mantan mitra bisnis Zelenskyy, Timur Mindich — memicu kemarahan publik di tengah serangan Rusia terhadap jaringan listrik Ukraina.

Peristiwa itu memicu perombakan politik yang membuat Yermak mundur pada November. Mindich dilaporkan melarikan diri ke Israel dan membantah melakukan pelanggaran.

Skandal ini kembali mencuat dalam beberapa pekan terakhir setelah media Ukraina dan anggota oposisi membocorkan transkrip yang diklaim berasal dari penyadapan terhadap Mindich.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini