Ringkasan Berita:
- Lima penyelam asal Italia tewas dalam kecelakaan menyelam di Maladewa saat menjelajahi gua bawah laut.
- Tim penyelamat masih melakukan operasi pencarian dan evakuasi di lokasi yang berisiko tinggi.
- Cuaca buruk diduga menjadi salah satu faktor yang mempersulit penyelaman.
TRIBUNNEWS.COM - Seorang ahli asal Italia bergabung dengan penyelam polisi dan kapal penyelamat untuk melakukan pencarian di Maladewa pada Jumat (15/5/2026), sehari setelah lima penyelam Italia tewas dalam kecelakaan menyelam, kata pihak berwenang.
Mengutip Associated Press, Kementerian Luar Negeri Italia mengatakan kelima penyelam itu “diduga meninggal saat mencoba menjelajahi gua di kedalaman 50 meter” pada Kamis.
Pihak kementerian menambahkan bahwa penyebab pasti kematian mereka masih dalam penyelidikan.
Otoritas Maladewa mengatakan mereka meluncurkan operasi penyelamatan besar setelah insiden pada Kamis tersebut, dengan mengerahkan kapal, pesawat, dan tim penyelam untuk mencari di area kejadian.
Satu penyelam ditemukan meninggal di dalam gua bawah laut yang dalam, dengan jenazah berhasil dievakuasi dari kedalaman hampir 60 meter di bawah permukaan laut, menurut pernyataan Pasukan Pertahanan Nasional Maladewa.
Empat penyelam lainnya diyakini masih berada di dalam gua yang sama, dan tim tambahan beserta peralatan khusus sedang dikirim untuk operasi yang disebut pejabat sebagai misi berbahaya dan berisiko tinggi.
Baca juga: 10 Negara Terkecil di Asia: Dipimpin Maladewa dengan Luas 298 Km Persegi, Ada Singapura & Palestina
Kementerian Luar Negeri Italia tidak memberikan informasi tambahan mengenai proses evakuasi jenazah. Mereka hanya menyebut seorang ahli Italia membantu penjaga pantai dan kapal Maladewa dalam operasi pencarian pada Jumat.
Pejabat berencana melakukan penyelaman untuk mengevaluasi akses ke gua bawah laut di Vaavu Atoll, lokasi kecelakaan terjadi, namun cuaca buruk dapat menunda proses evakuasi.
Kementerian juga menambahkan bahwa Duta Besar Italia untuk Colombo, yang menangani hubungan dengan Maladewa, telah menuju ibu kota Malé untuk bertemu pejabat penjaga pantai.
Kedutaan Besar Italia juga telah berkomunikasi dengan keluarga korban dan memberikan bantuan.
Kelompok penyelam itu sebelumnya melakukan penyelaman pagi di dekat Alimathaa dan dilaporkan hilang setelah tidak muncul ke permukaan hingga tengah hari Kamis, menurut laporan awal.
Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan tidak mendukung, dengan peringatan cuaca level kuning sedang berlaku.
(*)
Baca tanpa iklan