News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kelompok Japan is Back Kumpulkan 340 Pendukung PM Jepang Sanae Takaichi

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pada saat kampanye September 2025, PM Jepang Sanae Takaichi menggemakan kata-kata Japan is Back menjadi sumber inspirasi pembentukan kelimpok Japan is Back. (Tribunnews.com/Richard Susilo)

 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO — Sebuah kelompok parlemen baru di Partai Demokrat Liberal Jepang (LDP) yang dibentuk untuk mendukung pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi justru berkembang jauh lebih besar dari perkiraan awal.

Kelompok bernama Kokuryoku Kenkyukai atau Kelompok Studi Kekuatan Nasional itu resmi dibentuk pada 21 Mei 2026 di parlemen Jepang.

Kelompok ini memiliki singkatan “JiB” yang berasal dari slogan “JAPAN is BACK.”

Slogan tersebut sebelumnya digunakan Takaichi saat pemilihan ketua Partai LDP tahun lalu.

Awalnya Ditujukan Perkuat Basis Politik Takaichi

"Tujuan utama kelompok tersebut disebut untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah dan partai dalam mendorong kebijakan pemerintahan Takaichi," ungkap sumber Tribunnews.com Jumat (22/5/2026).

Sejumlah tokoh besar LDP ikut menjadi pendiri, termasuk Wakil Presiden Partai LDP Taro Aso, Menteri Pertahanan Shinjiro Koizumi, Ketua Dewan Kebijakan LDP Takayuki Kobayashi.

Baca juga: PM Jepang Sanae Takaichi Bantah Terlibat Video Serangan Politik terhadap Kandidat Lain

Menurut salah satu anggota pendiri, tujuan awal kelompok ini adalah mengumpulkan tokoh-tokoh kuat partai agar  Takaichi  bisa kembali terpilih tanpa lawan dalam pemilihan ketua LDP tahun depan.

Namun perkembangan kelompok tersebut ternyata di luar dugaan.

Mantan Menteri Dalam Negeri Jepang Ryota Takeda pekan lalu mengumumkan bahwa seluruh anggota kelompok kebijakannya akan ikut bergabung.

Akibatnya, banyak anggota parlemen lain yang sebelumnya tidak diperkirakan ikut justru mendaftar satu demi satu.

Jumlah anggota akhirnya melonjak menjadi lebih dari 340 orang (lebih dari 80% anggota LDP) sehingga berubah menjadi kelompok raksasa di dalam partai.

Sejumlah pihak internal LDP mulai khawatir tujuan awal kelompok tersebut menjadi kabur.

Salah satu pihak dalam kelompok itu bahkan menyebut situasi sekarang seperti “strategi memeluk semua pihak agar isu persaingan hilang.

PM Jepang Sanae Takaichi Saat kampanye pemilu lalu mendapat sambutan meriah dari masyarakat Jepang (Sankei) (Tribunnews.com/HO)
Ada yang Menilai Hanya Formalitas Politik
Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini