News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Mengapa AS Melancarkan Serangan ke Pulau Qeshm di Selat Hormuz?

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Amerika Serikat (AS) dan Iran melancarkan serangan baru di tengah terhentinya perundingan gencatan senjata.

Dilansir Guardian, militer AS mengatakan telah menyerang kapal tanker dan sejumlah lokasi di Pulau Qeshm, Iran.

Pasukan AS menembakkan rudal Hellfire untuk melumpuhkan sebuah kapal tanker yang mencoba menerobos blokade Amerika di Selat Hormuz pada Selasa (2/6/2026).

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan telah menyerang markas Armada Kelima AS di Bahrain menggunakan rudal dan drone sebagai tanggapan atas serangan di Pulau Qeshm.

Baku tembak terbaru ini dimulai ketika Komando Pusat AS (Centcom) menargetkan sebuah kapal tanker tanpa muatan, M/T Lexie berbendera Botswana, pada hari yang sama.

Centcom mengatakan pesawatnya menembakkan rudal untuk melumpuhkan mesin kapal tanker tersebut.

Kapal itu melintasi perairan internasional menuju Pulau Kharg, Iran, di utara Selat Hormuz dekat Kuwait, setelah awak kapal mengabaikan peringatan berulang kali selama 24 jam.

Tak lama kemudian, militer Kuwait mengatakan pertahanan udaranya mencegat serangan rudal dan drone.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati atau menyentuh puing-puing, pecahan peluru, maupun benda tak dikenal yang mungkin berasal dari pencegatan target udara musuh.

Sirene peringatan juga berbunyi di Bahrain.

Baca juga: Iran Gempur Aset Militer AS di Kuwait-Bahrain, Penerbangan Lumpuh, Sejumlah Orang Terluka

Centcom mengatakan dua rudal Iran yang ditembakkan ke Kuwait gagal mencapai sasaran atau hancur di tengah jalan.

Sementara itu, tiga rudal yang menargetkan Bahrain berhasil dicegat oleh AS dan Bahrain.

Pasukan Amerika juga melakukan serangan terhadap stasiun kontrol darat militer Iran di Pulau Qeshm.

Pernyataan IRGC

Menurut Press TV, IRGC mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan terhadap Kuwait dan Bahrain merupakan tanggapan atas penembakan rudal AS ke ruang mesin kapal tanker minyak Iran di dekat Selat Hormuz.

Dalam pernyataan tersebut disebutkan, "Larut malam kemarin, militer AS yang agresif menyerang sebuah kapal tanker minyak Iran dengan proyektil udara di sekitar Selat Hormuz, menyebabkan kerusakan pada ruang mesin kapal."

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini