News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik China dan Taiwan

Taiwan Uji Coba Tembakkan Rudal HIMARS Buatan AS ke Arah Daratan Tiongkok

Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI Peluncuran rudal HIMARS dari peluncurnya.

Taiwan Uji Coba Tembakkan Rudal HIMARS Buatan AS ke Arah Daratan Tiongkok

Ringkasan Berita:

  • Taiwan menggelar latihan tembak langsung menggunakan sistem rudal HIMARS buatan Amerika Serikat di Selat Taiwan, dalam latihan yang disebut sebagai yang pertama di pesisir barat pulau tersebut.
  • Latihan itu dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan dengan China, yang menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya.
  • Pembangunan kekuatan militer Taiwan dan dukungan persenjataan AS terus menjadi salah satu sumber utama gesekan dalam hubungan Beijing-Washington.

 

TRIBUNNEWS.COM - Taiwan melakukan langkah berani yang dinilai mengancam stabilitas dan keamanan Asia Timur.

Langkah berani itu berupa gelaran latihan tembak langsung menggunakan sistem rudal High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS) buatan Amerika Serikat.

Latihan tersebut dilakukan di wilayah Selat Taiwan dan menjadi salah satu demonstrasi kemampuan militer terbaru Taipei di tengah hubungan yang semakin tegang dengan Beijing.

Baca juga: Hasil Studi IISS: Ketegangan Taiwan Berisiko Seret AS dan China ke Konflik Nuklir

Menurut berbagai laporan, sekitar 36 rudal latihan ditembakkan ke perairan yang menghadap daratan utama China dalam latihan yang disebut sebagai yang pertama dari jenisnya di pesisir barat Taiwan.

Peristiwa ini menambah daftar perkembangan militer di kawasan yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu titik panas geopolitik dunia.

Simulasi Menghadapi Invasi

Otoritas Taiwan menjelaskan bahwa latihan tersebut dirancang untuk mensimulasikan skenario menghadapi serangan atau invasi militer dari luar.

Rudal yang digunakan merupakan versi latihan dengan jangkauan yang telah dibatasi dan ditembakkan dari sistem HIMARS, kendaraan peluncur roket bergerak yang diproduksi Amerika Serikat.

Dalam simulasi tersebut, militer Taiwan juga menguji kemampuan taktik "shoot-and-scoot", yaitu meluncurkan serangan lalu segera berpindah posisi untuk menghindari serangan balasan.

Konsep ini banyak digunakan dalam peperangan modern karena meningkatkan peluang sistem persenjataan bertahan di tengah ancaman pengintaian dan serangan presisi.

Secara teknis, sistem HIMARS memiliki jangkauan hingga sekitar 300 kilometer, yang secara teoritis memungkinkan sistem tersebut menjangkau sasaran di Provinsi Fujian, China, yang berada di seberang Selat Taiwan.

HIMARS (US Army)

Taiwan Terus Perkuat Pertahanan

Latihan ini merupakan bagian dari upaya Taiwan memperkuat kemampuan pertahanannya.

Taipei diketahui telah memesan 29 unit peluncur HIMARS dari Amerika Serikat dan dalam beberapa tahun terakhir juga meningkatkan pengembangan sistem pertahanan udara serta rudal anti-kapal.

Kebijakan tersebut didorong oleh meningkatnya aktivitas militer China di sekitar Selat Taiwan, termasuk latihan angkatan laut dan udara yang rutin dilakukan di kawasan tersebut.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini