Melalui unggahan di media sosial, Netanyahu menyebut bahwa ia telah berbicara melalui telepon dengan Donald Trump.
Berdasarkan pernyataan tersebut, meskipun Israel bukan pihak dalam nota kesepahaman itu, Netanyahu menyampaikan apresiasinya atas komitmen Presiden Trump bahwa perjanjian akhir hasil negosiasi akan mencakup penghapusan material yang diperkaya, pembongkaran infrastruktur pengayaan, pembatasan produksi rudal, dan penghentian dukungan Iran terhadap kelompok proksinya di kawasan.
3. 100 Hari Ali Khamenei Tewas, Pemakaman Terus Ditunda, Publik Curiga Ada Misteri yang Disembunyikan
Pemerintah Iran kembali menunda upacara pemakaman kenegaraan mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada hari pertama perang Timur Tengah.
Penundaan tersebut diumumkan langsung oleh Wali Kota Teheran, Alireza Zakani, melalui pernyataan yang dimuat kantor berita Fars.
Dalam keterangan resminya, Zakani menyebut upacara pemakaman tidak jadi digelar pada awal Muharram seperti rencana sebelumnya dan kini dijadwalkan berlangsung antara akhir Juni hingga awal Juli 2026.
Menurut Zakani, keputusan tersebut diambil untuk menghormati masa berkabung umat Muslim Syiah selama 10 hari pertama bulan Muharram, yang diperingati sebagai momen wafatnya Imam Hussein dalam tragedi Karbala pada tahun 680 M.
“Upacara pemakaman akan digelar setelah 10 hari pertama Muharram selesai,” demikian laporan media pemerintah Iran, mengutip dari Iranintl.
Dengan keputusan terbaru ini, pemakaman Khamenei diperkirakan baru akan berlangsung antara 26 Juni hingga 5 Juli mendatang.
Pemerintah Iran bahkan memperkirakan sekitar 20 juta orang akan menghadiri prosesi tersebut.
Penundaan Pemakaman Picu Tanda Tanya
Penundaan pemakaman yang sudah berlangsung lebih dari 100 hari ini memicu banyak pertanyaan di dalam maupun luar Iran.
Dalam tradisi Islam Syiah, jenazah biasanya dimakamkan secepat mungkin sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada orang yang meninggal.
Beberapa ulama Syiah bahkan menilai penundaan yang terlalu lama tanpa alasan mendesak dapat dianggap tidak sesuai dengan ajaran fikih klasik.
Karena itu, keterlambatan pemakaman Khamenei dinilai tidak lazim dan memunculkan berbagai spekulasi publik.
Baca tanpa iklan