Ia menambahkan bahwa para pelaku kerap menargetkan pejabat publik maupun warga berkewarganegaraan ganda untuk memperoleh tebusan lebih besar atau menekan aparat agar menghentikan operasi keamanan di wilayah yang mereka kuasai.
Dikutip dari laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sedikitnya 267 orang diculik di Haiti sepanjang Desember 2025 hingga Februari 2026.
Sementara itu, sepanjang tahun 2025 tercatat 1.268 kasus penculikan, turun hampir 40 persen dibandingkan 2.058 kasus pada tahun sebelumnya.
Baca juga: Maskapai AS Hentikan Penerbangan ke Haiti selama 1 Bulan setelah Insiden Serangan Bersenjata
Meski angka tersebut menurun, penculikan terhadap Boyard menunjukkan bahwa krisis keamanan di Haiti masih jauh dari terselesaikan dan kini bahkan menyasar lingkaran elite pemerintahan yang bertanggung jawab menjaga stabilitas negara.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan