News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kesehatan

Indonesia Tuan Rumah Seminar Penyakit Terabaikan

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Agung Budi Santoso
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kaki gajah, salah satu jenis penyakit terabaikan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
Indonesia menjadi tuan rumah penyelengaraan seminar kesehatan "Asean Neglected Tropical Disease (NTD) dengan tema "Asean Clinical Practice, Guideline for the Strategy and Management Toward Elimination of Neglected Tropical Diseases in Asean Region" yang diselenggarakan di Hotel Sahid Jakarta, mulai Jumat (28/9/2012).

NTD adalah Penyakit Tropis Terabaikan. Menurut WHO tahun 2010 di seluruh dunia terdapat 17 jenis NTD yang menyebabkan penderitaan dan kecacatan masyarakat miskin seperti kaki gajah, kusta, yaws, demam berdarah, rabies, leptospirosis, chikungunya, Japanese Encephalitis (infeksi otak), malaria dan sebagainya.

Seminar yang diikuti 400 tenaga kesehatan, pemerhati parastik, akademisi, profesional dari negara-negara yang tergabung dalam Asean membahas perkembangan informasi terkini tatalaksana kasus NTD dan berisi kegiatan plenary session, sesi ilmiah, diskusi, temu ahli dan pameran.

Akan membahas materi Pengawasan Kebijakan NTD di Indonesia, Kebijakan global NTD oleh perwakilan WHO di Jakarta. Di akhir seminar berlangsung 2 hari akan menghasilkan Asean Recommendation on NTDs.

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi yang membuka acara, Jumat pagi menyatakan seminar ini menjadi ajang untuk berbagi ilmu dan pengalaman dalam strategi eliminasi NTD.

"Di samping itu untuk update tata laksana dan perkembangan teknologi yang berkait dengan NTD serta membentuk jejaring kerjasama antar negara Asean," tutur Nafsiah.

Nafsiah berharap seminar menghasikan kontribusi, masukan, terobosan dan inovasi untuk pencegahan dan pengendalian NTD di wilayah Asean. (Eko Sutriyanto)

Baca artikel menarik lainnya

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini