News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kapan Demam Disebut Berbahaya?

Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

-Kehilangan selera makan

Nah, bagaimana cara memeriksa demam yang paling tepat dan kapan kita harus mengunjungi dokter?

Gejala Demam lainnya bisa berupa sakit kepala yang parah, muntah-muntah secara terus-menerus, mata menjadi sensitif terhadap cahaya terang, muncul ruam dan menyebar dengan cepat, leher terasa kaku dan sakit saat menunduk, sesak napas dan sakit di dada, kejang-kejang, sakit saat buang air kecil, gerakan otot dan panca indera melemah, tanda-tanda dehidrasi seperti mulut kering, makin jarang buang air kecil, detak jantung yang lebih cepat, dan tingkat kesadaran yang menurun.

Pengobatan Demam

-Demam seringkali akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.

-Beberapa obat-obatan penurun panas bisa dibeli secara bebas di apotek. Baca aturan pakai dan ikuti dosis yang dianjurkan.

-Untuk pemakaian yang lama dengan dosis berlebih, obat-obatan penurun panas dapat menyebabkan kerusakan hati (hepatotoksik) dan gangguan pencernaan.

-Pada beberapa demam memerlukan pengobatan medis, terutama pada anak untuk mengurangi risiko komplikasi kejang, dehidrasi, sepsis.

-Demam non infeksi, pengaturan suhu tubuh akan normal dengan sendirinya.

Tanda Demam Harus Ditangani Dokter

Tapi, ada tanda demam harus segera ditangani dokter. Saat mengalami demam, Anda perlu segera ke dokter jika suhu tubuh saat demam menjcapai lebih dari 39,3 derajat Celsius dan jika demam telah berlangsung selama tiga hari, termasuk bila mengalami gejala demam lainnya tersebut.

(Tabloidnova.com/Noverita K. Waldan)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini