Tanti menyatakan, sejak awal tahun pihaknya telah gencar melakukan sosialisasi terhadap ancaman penyakit difteri. Sosialisasi dilakukan mulai dari posyandu, puskesmas, sampai dengan rumah sakit milik pemerintah daerah maupun swasta.
Apalagi pada 2017 lalu, Kementerian Kesehatan pernah menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap penyakit ini di tiga provinsi. Ketiga provinsi itu adalah Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta.
"Kita selalu mendapat pendampingan dan menjalin koordinasi dengan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kementerian Kesehatan terkait masalah ini," ujarnya.
Baca tanpa iklan