News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Apa Bedanya Virus Covid-19 Varian Delta dengan Delta Plus? Begini Penjelasan Ahli

Penulis: Shella Latifa A
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi virus corona - Apa perbedaan antara virus Covid-19 varian delta dengan delta plus? Berikut penjelasan ahli.

TRIBUNNEWS.COM - Varian Covid-19 Delta kini kembali muncul dengan mutasi baru, yakni Delta Plus (B.1.617.2.1 atau AY.1).

Varian Delta Plus ini sudah mulai memasuki beberapa bagian wilayah, di Turki dan India.

Bahka, disebut-sebut Delta Plus juga terdeteksi di Indonesia.

Lantas, apa yang membedakaan varian Delta dengan Delta Plus?

Direktur Lembaga Biomolekuler Eijkman Amin Subandrio mengatakan varian Delta Plus ini secara umum sifatnya sama dengan varian Delta yang biasa.

Baca juga: 2 Kasus Delta Plus Ditemukan di Mumbai India, Salah Satunya Menginfeksi Orang yang Divaksin Penuh

Kedua varian ini memang sama-sama lebih menular.

"Sifat-sifatnya sama yang kita bicarakan varian delta ini, ada empat sifatnya."

"Pertama, lebih menular, kedua, mungkin sulit didiagnosis oleh PCR."

"Ketiga, mungkin menyebabkan gambaran klinis yang berbeda, baik morbiditasnya atau mortalitasnya," kata Amin, dikutip dari tayangan Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Kamis (29/7/2021).

Sifat-sifat itu lah yang membuat varian ini lolos dari anti bodi penyintas Covid-19 dan orang-orang yang telah divaksinasi.

Kepala LBM Eijkman Amin Subandrio di Kantor BNPB, Jakarta, Jumat (3/4/2020) (Dok. BNPB)

"Tidak semua yang terinfeksi Delta ini (gejala) berat, banyak yang ringan," imbuhnya.

Lalu, Amin juga menjelaskan perbedaan dari varian Delta dengan Delta Plus.

Penambahan kata Plus itu karena adanya tambahan satu mutasi, yakni K417N, yang membuat perubahan struktur dan fungsi dari virus varian Delta biasa.

"Itu menyebabkan perubahan struktur dan fungsi dari virusnya. Secara umum, sifatnya masih sama seperti Delta, yang mana  lebih menular dari Alpha," tutur Amin.

Baca juga: Benarkah Varian Lambda Lebih Menular dari Varian Delta dan Kebal Terhadap Vaksin Sinovac?

Amin melanjutkan, bahwa vaksin yang tersedia Indonesia ini masih bisa efektif untuk menangkal varian kedua-duanya itu.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini