Sehingga efek mematikan pun bisa saja terjadi karena beban fasyankes yang berat dan tidak sesuai dengan jumlah pasien yang harus dirawat inap.
Dicky menyebut wabah mematikan seperti ini kemungkinan akan muncul paling cepat 25 tahun mendatang.
"Dan ketika sudah bergejala cepat dan parah, akhirnya karena beban faskes, maka akan banyak kematian. Prediksinya seperti itu, setidaknya paling cepat 25 tahun ke depan, makanya harus siap dari sekarang," pungkas Dicky.
Baca tanpa iklan