Di sini, makanan pendamping ASI yang diberikan tidak mengandung protein susu sapi serta turunannya.
Tata Laksana
Pertama, orangtua harus mengetahui anak berada di alergi susu sapi ringan, sedang atau berat.
Karena tata laksana berat dan sedang berbeda.
Apabila anak yang mendapat ASI eksklusif kemudian didiagnosis alergi susu sapi dengan gejala ringan atau sedang, maka ASI dilanjutkan.
Tetapi ibunya tidak mengonsumsi protein susu sapi selama 2-4 Minggu.
Kalau ibu sudah melakukan eliminasi 2-4 minggu, lihat ada perbaikan atau tidak.
Jika ternyata ada perbaikan, anak diperkenalkan kembali dengan protein sapi.
Dengan cara, ibu boleh makan dan minum mengandung protein sapi.
Lalu dilihat kembali gejalanya. Kalau ternyata setelah diperkenalkan kembali timbul gejala, maka anak ini sudah pasti didiagnosa alergi susu sapi.
Sedangkan apabila seorang anak tidak ada gejala setelah ibu melakukan eliminasi 2-4 minggu kemungkinan bukan alergi sapi. ASI bisa dilanjutkan dan ibu makan secara normal.
Baca tanpa iklan