News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hasil Penelitian: Mengonsumsi Stroberi Setiap Hari Efektif Cegah Penyakit Dimensia dan Depresi

Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petani memanen buah stroberi yang sudah merah di salah satu kebun strawberry di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (30/10/2023). Rancabali merupakan salah satu sentra stroberi di Kabupaten Bandung yang mampu memasok puluhan ton stroberi per hari ke berbagai kota besar di Indonesia. Stroberi di Rancabali juga masuk dalam klaster UMKM yang dibidik dan dibina perbankan sebagai salah satu UMKM unggulan yang ada di Kabupaten Bandung. Usaha stroberi menjanjikan bagi petani karena mudah ditanam dan bisa panen dalam dua hari sekali. Saat ini harga stroberi di tingkat petani berkisar Rp 20 ribu - Rp 25 ribu per kg. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hasiolan Eko P Gultom

TRIBUNNEWS.COMĀ - Buah stroberi ternyata punya banyak manfaat bagi tubuh.

Penelitian dari University of Cincinnati yang dilakukan Dr Robert Krikorian dan timnya menyatakan, mengonsumsi satu cup stroberi setiap hari dapat mencegah penurunan kognitif dan mengurangi gejala depresi.

Merujuk hasil penelitian tersebut, khasiat stoberi ini bermanfaat bagi orang dewasa dan paruh baya yang mengalami kelebihan berat badan disertai penurunan kognitif ringan (gejala dimensia).

"Karena kita tidak tahu kapan pengobatan yang efektif untuk penyakit demensia akan tersedia, pencegahan dan penanggulangan melalui diet dan mengubah gaya hidup saat ini merupakan pilihan terbaik," kata Robert Krikorian dikutip Kamis (30/11/2023).

Prosedur Penelitian

Pada studi yang dipublikasikan di Journal Nutrient tersebut , Robert Krikorian dan tim melakukan penelitian terhadap lima orang partisipan berjenis kelamin pria dan 25 partisipan berjenis kelamin wanita untuk uji coba terkontrol secara acak.

Partisipan ini lalu dibagi menjadi dua kelompok.

Satu kelompok diberi bubuk dari stroberi segar yang telah dikeringkan dan digiling.

Sedangkan kelompok lainnya diberi bubuk plasebo yang bentuk dan rasanya identik dengan bubuk stroberi.

Kedua kelompok ini boleh mengonsumsi bubuk tersebut dengan cara dilarutkan ke dalam air atau untuk campuran sarapan.

Bubuk tersebut dibagi menjadi beberapa porsi untuk dikonsumsi secara harian dengan tujuan menjaga dosis harian.

Satu kantong yang berisi 13 gram bubuk stroberi mengandung 36,8 mg antosianin.

Partisipan juga diminta untuk berhenti mengonsumsi buah berry, jus, dan lain-lain selama proses penelitian ini berlangsung.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini