Di sinilah pentingnya kesadaran keluarga dan tenaga medis.
Kesalahan diagnosis masih sering terjadi, di mana gejala diabetes disangka asma, usus buntu, atau pneumonia.
Bahkan kata Prof Aman, ada kasus anak yang sempat dioperasi usus buntu, padahal sebenarnya mengalami diabetes tipe 1.
Indonesia masih memiliki kesenjangan besar dalam kesadaran tentang diabetes tipe 1.
Dengan jumlah anak lebih dari 80 juta, data resmi baru mencatat sekitar 2.000 pasien diabetes tipe 1.
Angka ini jelas belum menggambarkan kondisi sebenarnya.
Tanpa deteksi dini dan edukasi kesehatan yang masif, jumlah anak yang meninggal akibat diabetes tipe 1 bisa terus meningkat.
(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)
Baca tanpa iklan