News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Benarkah Jarang Minum Air Putih Bisa Picu Batu Ginjal? Ini Penjelasan Dokter Urologi

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MINUM AIR PUTIH - Ilustrasi. Banyak orang menyepelekan kebiasaan minum air putih.  Padahal, kekurangan cairan merupakan penyebab paling umum dari terbentuknya batu ginjal.

 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orang menyepelekan kebiasaan minum air putih. 

Padahal, menurut Dokter Spesial Urologi dari RSUD Ibu Fatmawati Soekarno dr. Mega Anara Manurung, Sp.U, kekurangan cairan merupakan penyebab paling umum dari terbentuknya batu ginjal.

Baca juga: Apa yang Terjadi pada Tubuh saat Kamu Minum Air Putih setelah Bangun Tidur?

Masalah ini kini tak hanya menyerang orang dewasa, tapi juga mulai ditemukan pada usia muda. 

Gaya hidup kurang minum, kebiasaan menahan kencing, hingga konsumsi minuman tinggi gula dan kafein menjadi pemicunya.

“Batu ginjal itu terbentuk karena urin terlalu pekat. Artinya, asupan cairan kurang dan tubuh tidak cukup sering membuangnya,” ungkapnya pada live streaming Healthy Talk di kanal YouTube Tribunnews, Sabtu (25/10/2025).


Kenapa Air Putih Penting untuk Ginjal

Ginjal bekerja dengan cara menyaring darah dan membuang sisa metabolisme lewat urin. Saat cairan dalam tubuh cukup, proses penyaringan berjalan lancar. 

Tapi ketika asupan air kurang, zat seperti kalsium, oksalat, dan asam urat akan mengendap dan membentuk kristal.

Kristal inilah yang kemudian bisa tumbuh menjadi batu ginjal.

Batu ginjal tak boleh disepelekan, kenali tanda-tandanya sebelum terlambat! (Blue Terra Spa)

Menurut dr. Mega, menjaga keseimbangan cairan tubuh menjadi langkah paling dasar untuk mencegah batu ginjal. 

Idealnya, seseorang perlu minum air putih sebanyak dua hingga tiga liter per hari, tergantung aktivitas dan kondisi cuaca.

“Tujuannya bukan hanya jumlah air yang diminum, tapi juga agar volume urin mencapai sekitar dua setengah liter setiap hari. Kalau pipisnya sedikit, berarti cairan belum cukup,” ujarnya.


Minuman Manis dan Kafein Perlu Dibatasi

Ilustrasi. (Shutterstock)

Selain kurang minum air putih, kebiasaan mengonsumsi minuman manis juga meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal. 

Kandungan gula yang tinggi bisa mengubah keseimbangan elektrolit dan memicu peningkatan kadar kalsium dalam urin.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini