News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ibu Hamil dengan Ambeien, Bisakah Melahirkan Normal? Ini Penjelasan Dokter

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

LUSTRASI IBU HAMIL - Dokter Subspesialis Fetomaternal dr. Reza Tigor Manurung, Sp.OG, Subsp.KFM mengatakan, banyak calon orangtua yang cemas dan penuh pertanyaan tentang kondisi bayi dalam kandungan. Untuk itu, dokter yang praktik di di Women’s Health Center Bethsaida Hospital ini mengatakan, diagnosis prenatal membantu mendeteksi kemungkinan kelainan atau kondisi khusus pada janin sejak dini sehingga calon orangtua bisa lebih siap, baik secara medis maupun emosional—menghadapi kehamilan dan persalinan.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ambeien atau wasir kerap dialami ibu hamil, terutama menjelang persalinan. 

Kondisi ini sering memicu kekhawatiran, satu di antaranya soal metode melahirkan: apakah tetap bisa lahir normal atau harus melalui operasi caesar.

Dokter Spesialis Bedah Umum RS Pondok Indah – Puri Indah, dr. Franky Mainza Zulkarnain, Sp.B, menjelaskan bahwa keputusan persalinan pada ibu dengan ambeien sangat bergantung pada derajat keparahannya.

Tekanan Mengejan Jadi Faktor Penentu

Menurut dr. Franky, proses mengejan saat persalinan normal meningkatkan tekanan secara signifikan di area perut dan panggul. Pada kondisi tertentu, tekanan ini dapat memperparah ambeien.

Baca juga: Kepala BGN: Program MBG Tetap Jalan Selama Puasa, Ibu Hamil dan Balita Jadi Prioritas

“Kalau udah punya bayi, terus mau lahir normal, pasti ngeden kan? Semakin ngeden, tekanannya semakin tinggi. Itu bisa makin gede,” jelas dr. Franky.

Tekanan yang terus meningkat saat mengejan berpotensi menyebabkan pembengkakan ambeien bertambah besar, bahkan memicu perdarahan.

Risiko Jika Dipaksakan Lahir Normal

Pada ambeien dengan ukuran besar, risiko yang muncul bukan hanya rasa nyeri, tetapi juga komplikasi yang lebih serius. 

Dr. Franky menyebut tekanan tinggi saat persalinan pervaginam bisa menyebabkan luka hingga perdarahan hebat.

“Kalau dipaksa per vagina, makin besar tuh, tekanan tinggi, berdarah. Pecah? Pecah, kan tekanan tuh,” ujarnya.

Kondisi inilah yang membuat dokter kandungan sering kali menyarankan operasi caesar pada ibu hamil dengan ambeien berat, demi menghindari risiko yang tidak perlu.

Episiotomi Jadi Pertimbangan Medis

Persalinan normal umumnya melibatkan tindakan episiotomi, yakni sayatan pada bagian bawah vagina untuk membantu kepala bayi keluar. 

Namun, pada ibu dengan ambeien besar, prosedur ini menjadi berisiko.

“Sekarang bagaimana dia mau memotong itu, kalau wasir nya (ambeien) udah besar? Justru takutnya kepotong semua,” kata dr. Franky.

Risiko luka dan perdarahan membuat dokter cenderung tidak mengambil risiko jika kondisi ambeien sudah berat.

Tidak Semua Ambeien Harus Operasi Caesar

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini