TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kasus influenza A (H3N2) subclade K yang dikenal awam sebagai super flu ditemukan di Kepulauan Riau (Batam) hingga Bali.
Menteri Kesehatan (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin meminta warga tidak panik berlebihan.
Baca juga: Kasus Super Flu Muncul Lagi! Pasien Bergejala Mirip Ditemukan di Batam, Kemenkes Sebut Masih Suspek
Kasus influenza A (H3N2) sudah lama ada beredar di masyarakat namun kemudian bermutasi dengan varian baru.
“Saya ingin sampaikan, super flu itu sangat sudah lama terjadi. Ini hanya berubah variannya. Kayak Covid-19 ada varian alfa, beta, delta dan omicron. Jadi tidak perlu terlalu khawatir, tak perlu panik,” kata dia ditemui Kamis malam (15/1/2026) di kantor Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan.
Ia menambahkan, tingkat kematian akibat super flu tergolong rendah.
Virus selalu muncul saat memasuki musim dingin.
Baca juga: Tanda Super Flu Tak Lagi Ringan dan Masuk Fase Berisiko, Waspada Jika 4 Hari Tak Kunjung Sembuh
Masyarakat tidak perlu terlalu khawatir karena penyakit ini umumnya menimbulkan gejala ringan, terutama pada orang dengan sistem imun yang baik.
Bahkan, sebagian besar penderita dapat sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan khusus..
“Flu ini rutin sudah selalu terjadi. Agar lebih tenang, ingat flu ini kan fatality rate-nya rendah sekali. Jadi normal seperti flu biasa. Dengan jaga kesehatan agar imun sistem bisa melawan penyakit,” ungkap dia.
Kasus Super Flu Terbaru di Batam dan Bali
Sebelumnya, Kemenkes mengumumkan sejak Agustus – Desember 2025, ada 62 kasus super flu di 8 provinsi yaitu Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta dan Sulawesi Utara.
Di bulan Januari 2026 ini, ada laporan dari Dinas Kesehatan Batam Kepulauan Riau (Kepri) menemukan kasus suspek “super flu”.
Pasien merasakan nyeri, pusing, dan mual setelah melakukan ibadah umrah.
Baca juga: Super Flu Bukan Flu Babi atau Flu Burung, Ahli Paru Jelaskan Perbedaan Virusnya
Saat ini, pasien tersebut sedang menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di kota Batam.
Baca tanpa iklan