Ringkasan Berita:
- Bulan puasa bukan alasan untuk berhenti berolahraga.
- Olahraga saat bulan Ramadan membutuhkan penyesuaian agar hasilnya tetap maksimal.
- Ikuti trik memilih waktu yang tepat dan jenis olahraga yang pas saat puasa.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Sebentar lagi, umat muslim akan memasuki bulan Ramadan 1447 H.
Bulan puasa bukan alasan untuk berhenti berolahraga.
Baca juga: Kapan Arab Saudi Mulai Puasa Ramadhan? Dipredikis 19 Februari 2026
Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, Andhika Raspati mengatakan, olahraga saat bulan Ramadan membutuhkan penyesuaian agar hasilnya tetap maksimal.
“Olahraga saat berpuasa penting untuk menjaga kebugaran tubuh,” kata dia saat temu media Hilo X Satya Wacana Salatiga Official Protein Partner di FX Sudirman Jakarta, Selasa (10/2).
Ia menjelaskan, pilihan waktu dan jenis olahraga yang tepat saat puasa.
Pagi hari setelah sahur
Dokter Andhika mengatakan, keuntungan olahraga sehabis sahur adalah energi dan cairan tubuh masih tersedia banyak.
Namun perlu diingat, hindari latihan yang menguras banyak keringat.
Pilihan olahraga yang bisa dilakukan adalah gym di ruangan ber-AC, latihan beban ringan – sedang, yoga, pilates atau sepeda statis.
“Jangan olahraga yang butuh banyak energi karena sampai sore hari, tidak makan,” tutur dia.
Menjelang buka atau sore hari
Kondisi tubuh saat jelang berbuka adalah energi sudah hampir habis, gula darah cenderung menurun dan tubuh cenderung lemas.
Karena itu jenis olahraga yang disarankan adalah yang ringan. Seperti jalan santai, slow jogging dan pemanasan.
Fokus pada gerakan ringan agar tidak menguras energi.
Baca tanpa iklan