Ia menganjurkan, ini adalah pilihan paling aman untuk olahraga dari sisi energi dan cairan.
Sesudah berbuka artinya baik sebelum atau sesudah tarawih.
“Olahraga sebelum tarawih waktunya sempit. Jadi harus ada strategi khusus,” pesannya.
Karena waktunya singkat, pilih makanan yang cepat dicerna dan cepat menaikkan gula darah. Bisa berupa smoothies buah, jus buah, roti, kurma, minuman tinggi karbohidrat sederhana.
Lalu, olahraga dan kemudian makan berat.
“Workout-nya tipis-tipis saja yang indoor 20 – 30 menit, jangan terlalu berat. Karena mau salat tarawih,” kata dia.
Padel santai bisa menjadi jenis olahraga yang bisa dipilih setelah salat tarawih.
Olahraga pada waktu ini harus memperhatikan tidur cukup, tidak mengorbankan kualitas istirahat dan latihan tetap terkontrol.
Dokter Andhika menegaskan, olahraga saat puasa tetap penting, tapi perlu strategi.
Mulai waktu hingga nutrisi.
“Olahraga terbaik adalah olahraga yang dilakukan secara konsisten, dinikmati, dan tidak memaksakan diri. Melalui strategi yang tepat, Ramadan tetap bisa jadi bulan yang sehat dan produktif,” tutur dr Andhika.
Baca tanpa iklan