Dosis radiasi pada CT Scan modern dirancang lebih rendah dibanding generasi sebelumnya, tanpa mengurangi kualitas hasil.
Proses pemeriksaan pun dibuat lebih nyaman, termasuk bagi anak-anak maupun pasien dengan kondisi tertentu seperti obesitas.
“Banyak penyakit jantung berkembang tanpa gejala yang jelas. Dengan pemeriksaan seperti CT Scan, masalah bisa ditemukan lebih dini sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum muncul komplikasi serius,” kata dr. Ardian.
Hal senada disampaikan dr. Monica Mangkuwerdojo, Sp.Rad.
Ia menilai kemajuan teknologi pencitraan sangat membantu dokter dalam menentukan langkah terapi.
“Hasil pencitraan sekarang lebih detail dan bisa diperoleh dalam waktu singkat. Ini sangat membantu dalam menyusun rencana penanganan yang tepat bagi pasien,” jelasnya.
Di sisi lain, transformasi layanan kesehatan juga bergerak ke arah digital.
Melalui aplikasi rumah sakit, pasien kini dapat mendaftar, mencari informasi layanan, hingga mengakses hasil pemeriksaan secara daring.
Sistem ini dinilai membuat proses pelayanan lebih praktis dan efisien.
Meski teknologi terus berkembang, para dokter mengingatkan bahwa kunci utama tetap pada kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan secara berkala.
Baca juga: Akses CT Scan Merata, Kemenkes: Deteksi Dini Penyakit Bisa Dirasakan Warga Kota hingga Desa
Deteksi dini menjadi langkah penting untuk menekan risiko penyakit kronis yang bisa berujung fatal.
Baca tanpa iklan