News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Program Makan Bergizi Gratis

Dapur MBG di Ponorogo Tempati Bekas Rumah Walet, BGN: Wajib Pindah

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DAPUR MBG TAK LAYAK - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan dapur MBG di Banyudono, Ponorogo, Jawa Timur wajib pindah dalam 3 bulan. Lokasinya saat ini berada di bawah bekas rumah walet dan dekat rumah walet aktif, sehingga tidak layak karena tak sesuai petunjuk teknis. Ada sejumlah temuan lain yang bisa berdampak serius pada keamanan pangan.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banyudono, Ponorogo, Jawa Timur tak menempati lokasi layak sesuai syarat.

Baca juga: Polda Metro Jaya Usut Laporan Dugaan Sabotase Dapur MBG di Tangerang


Dapur MBG itu terletak di bawah bangunan bekas rumah walet dan berdekatan dengan rumah walet yang masih aktif.

Badan Gizi Nasional (BGN) meminta pengelola dapur MBG tersebut pindah. 

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan, pihaknya memberi waktu 3 bulan untuk relokasi kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut.

Baca juga: Anggota Komisi VIII DPR Dorong BPJPH Pastikan Sertifikasi Halal Juru Potong Dapur MBG

Hal ini dilandasi oleh bangunan dapur MBG tersebut tidak sesuai dengan petunjuk teknis (juknis).
if.

“Secara prinsip hal ini tidak memenuhi standar teknis. Meski bagian atas bangunan telah ditutup. Namun tetap menimbulkan potensi risiko sanitasi,” kata Nanik di keterangan tertulisnya pada Sabtu (14/2/2025).

Kesalahan Desain 

SLHS DAPUR MBG - Wakil Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang saat konferensi pers di Gedung BGN, Jakarta, Jumat (27/9/2025). (Kompas.com/Adhyasta Dirgantara)

Selain persoalan lokasi, Ketua Harian Tim Koordinasi 17 Kementerian dan Lembaga untuk Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini mengatakan, ada temuan juga soal kesalahan desain dapur MBG.

Pertama, toilet tidak boleh ada di area dapur .

“Masa toilet di dalam area dapur dan bahkan tepat di depan pintu masuk,” ujarnya.

Kedua, pintu luar masuk hanya satu.

Kondisi ini membuat alur bahan pangan, alur makanan jadi, dan alur ompreng kotor tidak beraturan sehingga berisiko terkontaminasi bakteri dan mikroba.

Ketiga, dapur itu juga tidak memiliki water heater untuk pencucian ompreng.

Pencucian ompreng dilakukan dengan air hangat, yang direbus manual dengan panci dan kompor.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini