“Apabila PM 2,5 yang banyak masuk akan bisa menyebabkan gangguan pernafasan jangka panjang,” jelasnya.
Partikel kecil ini bahkan bisa mencapai bagian paru paling dalam (alveoli) dan memicu gangguan kronis.
Bisa Picu Penyakit Serius
Paparan debu dan polusi dalam jangka panjang tidak hanya berdampak pada paru, tetapi juga bisa memicu penyakit lain.
“Tidak hanya segala gangguan pernapasan, tapi juga gangguan jantung dan sebagainya,” tambahnya.
Fenomena “batuk bergantian” di kantor atau rumah sering dianggap hal biasa. Padahal, ini bisa menjadi tanda daya tahan tubuh sedang menurun akibat cuaca ekstrem.
Jika tidak diantisipasi, kondisi ini bisa berkembang menjadi infeksi yang lebih serius.
Kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan paru di tengah cuaca ekstrem menjadi kunci utama agar tidak jatuh pada kondisi yang lebih berat.
(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)
Baca tanpa iklan