News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

WHO Minta Publik Tidak Panik Soal Kemunculan Hantavirus: Tapi Tetap Waspada

Penulis: willy Widianto
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KAPAL MV HONDIUS. Tiga penumpang tewas di kapal pesiar Atlantik akibat dugaan hantavirus, WHO selidiki wabah langka di tengah laut. WHO berharap masyarakat tidak panik.

Kapal ini memiliki panjang 107,6 meter, dengan lebar 17,6 meter. Terdapat 80 kabin di dalamnya, yang dapat menampung hingga 170 penumpang dan 57 awak kapal, 13 pemandu wisata, dan satu dokter, menurut perusahaan pelayaran tersebut.

Departemen Kesehatan Afrika Selatan mengatakan kapal tersebut membawa sekitar 150 wisatawan.

Bukan Indikasi Wabah Global

Namun, para ahli menilai kejadian itu lebih mengarah pada kasus terbatas dengan sumber paparan spesifik, bukan indikasi awal dari wabah global.

WHO pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada tanpa harus bereaksi berlebihan. 

Fokus utama pencegahan adalah menghindari paparan lingkungan yang berpotensi terkontaminasi oleh hewan pengerat, terutama di area tertutup atau jarang dibersihkan.

Tentang Hantavirus hingga Gejalanya 

Seseorang yang mengalami kelelahan ekstrem mungkin menjadi tanda awal terkena virus corona. (Healthline)

Sebelumnya Hantavirus adalah keluarga virus yang biasanya menyebar melalui paparan urin, air liur, atau feses dari hewan pengerat yang terinfeksi, seperti tikus atau mencit. 

Infeksi hantavirus jarang terjadi tetapi dapat menyebabkan infeksi pernapasan serius yang dikenal sebagai sindrom paru hantavirus.

Gejala biasanya dimulai dengan kelelahan, demam, dan nyeri otot, tetapi juga dapat meliputi sakit kepala, pusing, menggigil, dan masalah tambahan seperti mual, muntah, diare, dan sakit perut. 

Penyakit ini kemudian dapat berkembang menjadi batuk, sesak napas, dan rasa sesak di dada karena paru-paru terisi cairan. Lebih dari sepertiga pasien yang mengalami gejala pernapasan dapat meninggal karena sindrom ini.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini