News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Empat Kebiasaan Malam yang Harus Dihindari Penderita Kolesterol Tinggi Setelah Pukul 17.00

Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 

TRIBUNNEWS.COM - Kolesterol tinggi merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular yang meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Mengadopsi perubahan gaya hidup yang berkelanjutan dapat membantu mengontrol kadar kolesterol, yang sangat penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

Meski awal hari adalah waktu krusial untuk memulai kebiasaan sehat, cara Anda mengakhiri malam pun sama pentingnya.

Para ahli gizi berbagi empat kebiasaan teratas yang sebaiknya Anda hindari setelah pukul 17.00 jika Anda memiliki kolesterol tinggi.

1. Ngemil

Ngemil di malam hari adalah hal yang umum, dan bagi sebagian orang hal ini bisa tanpa sadar menyebabkan konsumsi kalori berlebih, gula tambahan, dan lemak jenuh yang lebih dari yang dibutuhkan.

Jennifer O'Donnell-Giles, M.S., RDN, mencatat bahwa ngemil larut malam cenderung mengarah pada makanan yang lebih banyak diproses dan padat energi yang mungkin tidak mendukung kesehatan jantung. "Kelebihan kalori dan kurangnya gerakan di malam hari membuat kalori tersebut lebih cenderung tersimpan sebagai lemak," ujarnya.

 "Pilih makanan kaya nutrisi atau lewati camilan jika Anda tidak benar-benar lapar."

Jika Anda ingin ngemil, jadikan itu sebagai kesempatan untuk menambahkan nutrisi yang mendukung kesehatan jantung. "Menambahkan makanan tinggi serat seperti oatmeal, biji-bijian utuh, biji chia, kacang-kacangan, buah, dan sayuran dapat membantu menurunkan kadar kolesterol," kata Amy Woodman, RD.

Baca juga: 8 Minuman Penurun Kolesterol yang Baik Dikonsumsi saat Idul Adha

2. Melewatkan Jam Tidur Rutin

Menjaga rutinitas waktu tidur yang konsisten bukan hanya untuk anak-anak — orang dewasa pun mendapat manfaatnya. Jadwal tidur yang tidak teratur dapat mengganggu ritme sirkadian, yang berdampak buruk pada kualitas tidur.

Hal ini pada gilirannya dapat berpengaruh negatif pada kadar kolesterol. "Tidur memengaruhi kolesterol lebih dari yang kebanyakan orang sadari," kata O'Donnell-Giles, menekankan bahwa tidur yang buruk atau tidak teratur dapat meningkatkan kolesterol LDL (jahat) dan menurunkan kolesterol HDL (baik). Selain itu, kurang tidur dapat memicu peningkatan kortisol dan peradangan, keduanya berdampak negatif pada kadar kolesterol.

"Tidur yang cukup, bersama dengan waktu tidur yang teratur, membantu mengatur metabolisme lipid dan mengurangi peradangan," kata O'Donnell-Giles. Targetkan setidaknya tujuh jam tidur per malam dan hindari layar beberapa jam sebelum tidur.

3. Minum Alkohol

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini