News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Makanan Haram Menurut Islam, Ini Dasar Hukum dan Dampak jika Mengkonsumsinya

Penulis: Lanny Latifah
Editor: Yurika NendriNovianingsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI PERIKSA MAKANAN - Petugas Inafis Polres Cimahi saat memeriksa sisa makanan MBG yang diduga menjadi penyebab puluhan siswa SMP Negeri 1 Cisarua, Bandung Barat, keracunan, Selasa (14/10/2025). Artikel berikut akan membahas mengenai dasar hukum dan dampak jika mengkonsumsi makanan haram menurut Islam.

TRIBUNNEWS.COM - Makanan adalah sumber energi yang bisa memengaruhi terhadap jasmani dan rohani manusia.

Dalam Al-Qur’an dan hadits, Allah SWT dan Rasulullah SAW memberikan petunjuk jelas tentang apa yang boleh dikonsumsi dan apa yang harus dijauhi.

Setiap umat Muslim diperintahkan untuk mengonsumsi makanan yang halal dan thayyib (baik), serta menjauhi segala bentuk makanan yang diharamkan.

Larangan mengonsumsi makanan dan minuman haram ini merupakan bentuk kasih sayang Allah kepada umat Muslim.

Pasalnya, di balik larangan tersebut terdapat dampak buruk yang dapat merugikan manusia, baik secara jasmani maupun rohani.

Lantas, apa dasar hukumnya makanan haram menurut Islam?

Dasar Hukum Makanan Haram Menurut Islam

Dalam Islam, makanan dikategorikan ke dalam dua jenis utama, yaitu halal (boleh dikonsumsi) dan haram (dilarang dikonsumsi).

Dilansir dari laman resmi Baznas, makanan haram menurut Islam adalah makanan yang secara eksplisit dilarang oleh Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW, baik karena zatnya, proses pengolahannya, maupun karena cara memperolehnya.

Dasar hukum mengenai makanan haram menurut Islam terdapat dalam Al-Qur’an, di antaranya QS. Al-Baqarah ayat 173, QS. Al-Ma’idah ayat 3, dan QS. Al-An’am ayat 145.

Dalam ayat-ayat tersebut disebutkan secara jelas bahwa bangkai, darah, daging babi, dan hewan yang disembelih tidak atas nama Allah termasuk dalam kategori haram.

Baca juga: Bacaan Doa Mohon Kecukupan Rezeki Halal dan Dijauhkan dari yang Haram: Allahumakfinii Bi Halaalika

Selain dari Al-Qur’an, hadits Nabi Muhammad SAW juga memperkuat larangan terhadap makanan haram menurut Islam.

Rasulullah bersabda, “Setiap daging yang tumbuh dari yang haram, maka neraka lebih pantas baginya.” (HR. Tirmidzi).

Ini menunjukkan bahwa konsumsi makanan haram bukan hanya berdampak duniawi, tapi juga berdampak pada akhirat.

Penting bagi setiap muslim untuk mempelajari dan mengenali makanan haram menurut Islam, agar tidak terjerumus ke dalam perbuatan yang dilarang Allah.

Tidak semua yang tampak enak di mata manusia baik untuk dikonsumsi menurut syariat.

Dampak Konsumsi Makanan Haram Menurut Islam

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini