News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bacaan Doa

Doa Haji Mabrur dan Kunci Ibadah Haji Agar Diterima Allah

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Nanda Lusiana Saputri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DOA HAJI MABRUR - Gambar dibuat di Be Funky dan Paint, Jumat (3/4/2026). Muslim dianjurkan untuk melaksanakan haji bagi yang mampu. Seseorang yang berhaji diharapkan menjadi haji mabrur yang penuh berkah dan ridha Allah.

TRIBUNNEWS.COM - Ibadah haji merupakan bagian dari rukun Islam yang terdiri dari syahadat, salat, zakat, puasa, dan haji.

Seorang muslim sangat dianjurkan untuk melaksanakan haji jika mampu secara fisik, finansial, dan rohani.

Kementerian Agama menjelaskan ibadah haji adalah manifestasi penghambaan kepada Allah SWT, di mana orang yang berhaji dilarang menghias dirinya.

Selain itu, orang yang berhaji dituntut berpenampilan sangat sederhana dan menampakkan perasaan butuh pertolongan dan rahmat Allah SWT.

Dalam menjalankan ibadah haji, seseorang harus mengorbankan badan dan hartanya untuk menggunakannya di jalan Allah SWT.

“Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barangsiapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam” (QS Ali ‘Imran: 97).

Rasulullah SAW menjelaskan Allah SWT mewajibkan haji bagi mereka yang mampu melakukannya.

“Wahai manusia! Sungguh Allah telah mewajibkan haji atas kamu sekalian, maka kerjakanlah haji” (HR Muslim).

Syekh Ali Ahmad al-Jarjawi dalam Kitab Hikmatut Tasyri’ wa Falsafatuh, menjelaskan bahwa hikmah ibadah haji yaitu persatuan umat Islam dari berbagai penjuru dunia.

"Sesungguhnya mereka bisa bertukar pendapat tentang kebaikan-kebaikan dunia dan akhirat. Dan ini maksud dari persatuan Islam yang ditakuti (musuh-musuh Islam),” jelas beliau dalam kitab tersebut.

Baca juga: Jadwal Perjalanan Haji 1447 H/2026 M, Mulai Berangkat pada 22 April 2026

Ketika menjalankan ibadah haji, tentulah seorang muslim berharap ibadahnya diridhai Allah SWT dan membawa berkah dalam hidupnya atau biasa disebut mabrur.

Menurut Kementerian Agama Republik Indonesia, haji mabrur adalah haji yang diterima oleh Allah SWT dan membawa perubahan positif pada diri seseorang setelah melaksanakannya.

Dalam laman resmi, Kementerian Agama wilayah Kalimantan Tengah mengajarkan doa yang dapat dipanjatkan agar menjadi haji yang mabrur dan lainnya.

Hukum Ibadah Haji

Ulama besar dari Yaman, Habib Hasan bin Ahmad, dalam Kitab Taqrirat as-Sadidah menjelaskan beberapa hukum haji bagi Muslim berdasarkan kondisinya.

1. Fardhu ‘ain

Ibadah haji hukumnya fardhu 'ain atau wajib ketika semua syarat wajib haji terpenuhi (Islam, baligh, berakal, merdeka, dan mampu). Hukum ini berlaku bagi semua umat Islam.

2. Fardhu kifayah

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini