Sindikat ini pun melanjutkan aksinya menggasak Rp. 130 juta di bilangan Pluit Jakarta Utara. Dan terakhir pada 12 Agustus 2015 merampok karyawati Dealer Honda yakni Tini. Mereka juga tidak segan-segan melukai bahkan membunuh korbannya bila melawan.
"Mereka mengincar nasabah, tiap melakukan aksinya bawa pistol. Ngakunya dapat pistol itu beli dari temannya," pungkas Toariadi Jamal. (Andika Panduwinata)
Baca tanpa iklan