News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kapolda Janji Usut Kasus Investasi Bodong Pandawa

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejumlah nasabah melaporkan bos Pandawa Group karena gelapkan uang hingga Rp20 miliar, Jumat (3/2/2017).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Aparat Kepolisian Daerah Metro Jaya berjanji akan menuntaskan kasus penipuan yang dialami nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa Group.

Hal ini merespon laporan korban penipuan investasi bodong beberapa waktu lalu ke SPKT Polda Metro Jaya.

"Nanti saya akan dalami kasus itu (investasi bodong Pandawa)," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan, Senin (6/2/2017).

Kasus ini sebelumnya juga telah ditangani oleh Polres Depok.

Namun, hingga kini pemilik Pandawa Group, Salman Nuryanto belum juga diketahui keberadaannya, sehingga investasi korban yang bernilai miliran pun tak dikembalikan pihak Pandawa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono memastikan polisi akan menindaklanjuti laporan ke Polda tersebut dan masih akan memburu pelaku.

"Akan kami tindak lanjuti itu pasti, masih dikoordinasikan dengan Polres Depok, pelaku juga," tuturnya.

Nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa Group mendatangi Polda Metro Jaya, Jumat (3/2) siang.

Mereka datang untuk melapor karena merasa tertipu dengan iming-iming 10 persen dari setiap modal yang disetor.

Sampai saat ini, modal para nasabah juga lenyap bersama Nuryanto.

Diperiksa

Sementara itu, Ketua Forum Korban Pandawa Grup Henry Agus Sutrisno mengatakan surat panggilan pemeriksaan sudah dilayangkan oleh pihak penyidik untuk mengusut kasus yang menelan kerugian hingga miliaran rupiah.

"Sore mungkin pemeriksaannya, untuk sementara baru satu yang diperiksa. Nanti pengacaranya juga ikut mendampinginya," kata Henry.

Puluhan korban penipuan investasi Pandawa Grub mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada Jumat (3/2/2017) kemarin.

Korban yang rata-rata menderita kerugian hingga ratusan juta tersebut, melaporkan bos Pandawa Grup Nuryanto beserta jajarannya.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini