Sebagian besar warga yang terserang diare, dirawat di rumah dengan diinfus.
Semua korban diketahui dewasa, dan ada satu orang remaja.
Karenanya sejak Minggu, Dinkes Depok membuka posko di salah satu musholla di sana.
Selain itu petugas mengunjungi rumah warga untuk memeriksa kondisi kesehatan warga termasuk melakukan pengobatan ke-21 warga yang terserang diare.
Karena kasus diare masaal ini, Dinkes Depok menetapkan KLB Diare di Kota Depok.
Status KLB diberikan agar penanganan korban dan pencegahan diare meluas lebih terkordinasi dan fokus.
Heri Sumaryono, salah seorang warga Jatijajar menuturkan, dalam diare massal di wilayahnya itu, juga menyerang Ketua RT setempat yakni Wajiman beserta istrinya.