Sampai akhirnya di dekat Tol Semanggi Timur OS terkena macet dan petugas berhasil menangkap OS.
"Kami baru bisa berhentikan di Tol Semanggi Timur karena saat itu macet. Kalau lalu lintas tak macet dikhawatirkan membahayakan pengendara dan pengendara lain," jelas Argo.
Kata Argo, petugas sempat agak kesulitan saat mengintrogasi OS.
Sebab, omongannya sedikit melantur. Apalagi OS juga tak membawa KTP, SIM, atau STNK.
Baca juga: Spa hingga Tempat Hiburan dan Karaoke di Tangerang Selatan Bakal Buka Lagi Minggu Depan
Diduga kata Argo, pengendara tersebut agak sedikit stres maka nekat terobos jalan tol sekira 30 kilometer (km).
"Jadi agak setengah kurang penuh (stres) begitu, dia mengaku istri ke Arab jadi TKI dan dia ditinggal sudah empat tahun, dia orang Cikupa rencana mau ketemu anak di rumah orang tuanya di Rengasdengklok," tutur Argo.
Saat ini kendaraan OS ditahan di Induk Jaya 1.
Pengendara itu juga terancam dikenakan pasal berlapis karena tak memakai helm, tak membawa surat-surat berkendara, dan masuk jalan tol.
Sebelumnya, Argo mengatakan bahwa peristiwa penerobosan jalan tol itu terjadi Selasa (16/11/2021).
Menurut Argo, dari keterangan pengendara, ia sudah masuk jalan tol sedari Tol Cikupa.
Untungnya, pada saat di Tol Pejompongan pengendara terpantau petugas PJR dan dilakukan pengejaran.
Baca juga: Live Streaming Pelantikan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di Istana Negara Rabu (17/11)
"Pengendara motor masuk dari Tol Cikupa berjalan sampai Tomang dan terpantau anggota PJR PMJ di samping Gerbang Tol Pejompongan dan dilakukan pengejaran lalu dihentikan di Semanggi arah timur," jelas Argo.
Argo menerangkan bahwa pengakuan pengendara, ia hendak menuju ke Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat.
Saat ini, kendaraan roda dua milik pria tersebut masih ditahan di Induk Jaya 1.
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Demi Lepas Kangen kepada Anak, Seorang Pengendar Motor Nekat Tempuh Puluhan Kilometer di Jalan Tol