Kegiatan itu diisi dengan hal-hal yang positif dan membangun kebiasaan baik sehari-hari.
"Anak-anak tidak hanya di ajarkan mengaji, salat lima waktu, salat tahajud, salat duha, zikir dan doa harian. Tapi juga diajarkan untuk merencanakan kegiatan baik harian, mingguan hingga bulanan," kata Menawati kepada wartawan, Selasa (20/12/2022)
Lebih lanjut, perempuan yang akrab disapa Noni ini menjelaskan bahwa anak-anak juga diajak berkunjung ke sentra usaha.
Hal itu dilakukan agar anak-anak terpantik keingintahuannya dalam proses membuat dan mengelola usaha.
"Karena anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, kita membekali berbagai pengetahuan sejak dini," ujar Noni
Tak hanya anak-anak, Noni mengatakan pada sesi terakhir, PC Fatayat NU Kota Tangerang akan membekali para orang tua dengan pengetahuan parenting, membekali pola asuh anak kepada para orang tua pada era modern hari ini.
Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Irna Elita, menyampaikan penyelenggaraan pesantren kilat ini diikuti 15 anak. Tak hanya kota Tangerang, peserta juga ada yang dari luar Kota Tangerang.
Baca juga: Santri Pesantren Al-Aziz Bakal Hibur Misa Anak di Gereja Santo Servatius Kampung Sawah
"Panitia akan membersamai anak-anak selama empat malam lima hari, dimulai pada hari ini Selasa 20 Desember, sampai hari Sabtu 24 Desember 2022. Jadi para orang tua jangan khawatir terhadap anak-anaknya disini, insyaallah aman dan terkendali," tandas Irna.