"Kemudian saya dikejar sejak saat itu sampai ke TKP, tepatnya di halte Bus Jalan Senopati," ungkapnya.
Ketika di Jalan Senopati tersebut, Ari mengatakan bahwa Giorgino turun dan memaksa Ari untuk membuka pintu mobilnya.
Lantaran Ari tak mau membuka pintu mobilnya, Giorgino lantas kembali ke mobilnya untuk mengambil soft gun dan melakukan pengrusakan terhadap mobil Ari.
Selain itu, Giorgino juga tampak menggunakan senjata tajam sejenis samurai untuk merusak mobil Ari.
"Dia bawa air soft gun untuk merusak mobil dan senjata tajam mirip samurai," kata AW.
Akibat dari peristiwa tersebut, Ari mengungkapkan bahwa terdapat beberapa kerusakan di mobilnya, seperti kaca depan yang hancur dan kap mesin yang penyok.
"Kaca depan hancur, kap mesin bagian kanan depan juga rusak, penyok," katanya.
Ari pun kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Jakarta Selatan. Ia berharap pelaku bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya.
(Tribunnews.com/Rifqah) (Wartakotalive.com/Joanita Ary/Nurmahadi) (Tribunjakarta.com/Rr Dewi Kartika H)