Tak sampai di situ, Fikri berujar sapi itu melarikan diri sejauh 500 meter dari titik awal pemotongan sampai masuk ke dalam area dapur kedai kopi.
Saat terjebak di dalam area dapur kedai kopi, ruang gerak sapi itu terbatas sehingga bisa segera diamankan panitia pemotongan hewan kurban.
"Karena sempit (di dapur) di situ bisa tertangani. Bisa ditangani karena digiring pakai temannya (seekor sapi lain) yang masih di dalam mobil. Sekarang sudah tertangani, sudah dipotong," terangnya.
Peristiwa ini tak menyebabkan korban jiwa, tetapi amukan sapi itu sempat membuat warga sekitar panik dan berupaya melarikan diri lantaran khawatir terseruduk.
Adapun, Rohis selaku karyawan kedai kopi mengatakan akibat kejadian itu, ornamen lampu dan pot yang dipasang di kedai rusak diseruduk sapi saat melarikan diri ke area dapur kedai kopi.
"Kerusakan di lampu sama pot, saat itu kita baru buka banget, jadi belum ada pelanggan. Sempat diikat di pohon, penanganannya enggak begitu lama," ucap Rohis.
Sebagian artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul: Sapi Seberat 710 Kilogram Ngamuk Seruduk 2 Motor Hingga Rusak Kedai Kopi di Pasar Rebo.
(Tribunnews.com/Deni)(TribunJakarta.com/Bima Putra)